Fiqh Kematian

Sahabatku Percikan Iman. Kematian, salah satu rahasia ilmu ghaib yang hanya diketahui oleh Allah swt. Allah telah menetapkan setiap jiwa pasti akan merasakannya. Kematian tidak pandang bulu.

Apabila sudah tiba saatnya, malaikat pencabut nyawa akan segera menunaikan tugasnya. Dia tidak mau menerima pengunduran jadwal, barang sedetik sekalipun. Karena bukanlah sifat malaikat seperti manusia, yang zalim dan jahil.

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan“. (Surat Ali ‘Imran Ayat 185)

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh“. (Surat An-Nisa’ Ayat 78)

Manusia tenggelam dalam seribu satu kesenangan dunia, sementara ia lalai mempersiapkan diri menyambut akhiratnya. Berbeda dengan para malaikat yang senantiasa patuh dan mengerjakan perintah Tuhannya.

Duhai, tidakkah manusia sadar. Seandainya dia tahu apa isi neraka saat ini juga pasti dia akan menangis, menangis dan menangis. SubhanAllah, adakah orang yang tidak merasa takut dari neraka. Sebuah tempat penuh siksa. Sebuah negeri kengerian dan jeritan manusia-manusia durhaka.

Neraka ada di hadapan kita, dengan apakah kita akan membentengi diri darinya ? Apakah dengan menumpuk kesalahan dan dosa, hari demi hari, malam demi malam, sehingga membuat hati semakin menjadi hitam legam ? Apakah kita tidak ingat ketika itu kita berbuat dosa, lalu sesudahnya kita melakukannya, kemudian sesudahnya kita melakukannya ? Sampai kapan engkau jera ?

“Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja“ (Surat Al-Ahzab Ayat 16)

Sahabatku, hanya ada 2 jenis kepastian kematian. Dan kita pasti memilih salah satu diantaranya, Khusnul Hatimah kah? atau sebaliknya Suul Khatimah.

Su’ul khotimah hanya terjadi pada orang yang rusak batinnya, rusak keyakinannya, serta rusak amalan lahiriahnya; yakni terhadap orang-orang yang nekat melakukan dosa-dosa besar dan berani melakukan perbuatan-perbuatan maksiat. Kemungkinan semua dosa itu demikian mendominasi dirinya sehingga ia meninggal saat melakukannya, sebelum sempat melakukan taubat dengan sungguh-sungguh.

Berbuat Syirik, Terus-menerus maksiyat, melecehkan agama, dzalim kepada esama, sombong dan berteman dengan orang-orang jahat akan berpotensi mendatangkan su’ul khatimah. Dan jika itu terjadi maka ayat ini akan terjadi pada pemilik statusnya

Allah berfirman yang artinya, “(Ingatlah) hari ketika orang yang zalim itu menggigit dua tangannya, seraya berkata, “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan yang lurus bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku dulu tidak menjadikan si fulan sebagai teman akrabku” (QS. Al Furqaan [25] : 27-28)

Kesemuanya adalah biang dari segala keburukan, bahkan akar dari semua kejahatan. Setiap orang yang berakal hendaknya mewaspadai dan menghindarinya, demi menghindari su’ul khotimah. Selalu bertaubat dan merenungi diri, karena manusia memang tidak pernah terlepas dari dosa.

Sebaliknya sebuah kematian yang indah yakni Husnul Khatimah, dapat terlihat dan dilihat. Walaupun itu juga tidak mutlak, karena yang paling tahu hanyalah Allah Swt. Beberapa cirinya adalah :

(1) Mengucapkan kalimat tauhid laa ilaaha illallaah saat meninggal. Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang akhir ucapan dari hidupnya adalah laa ilaaha illallaah, pasti masuk surga” (HR. Abu Dawud)

(2) Meninggal pada malam Jum’at atau pada hari Jum’at. Rasulullah Saw bersabda, “Setiap muslim yang meninggal pada hari atau malam Jum’at pasti akan Allah lindungi dari siksa kubur” (HR.Ahmad)

(3) Meninggal dengan dahi berkeringat. Rasulullah Saw bersabda, “Orang mukmin itu meninggal dengan berkeringat di dahinya” (HR. Ahmad, Tirmidzi)

(4) Meninggal karena wabah penyakit menular dengan penuh kesabaran dan mengharapkan pahala dari Allah, seperti penyakit kolera, TBC dan lain sebagainya. Wanita yang meninggal saat nifas karena melahirkan anak. Nabi Saw bersabda, “Seorang wanita yang meninggal karena melahirkan anaknya berarti mati syahid. Sang anak akan menarik-nariknya dengan riang gembira menuju surga” (HR. Ahmad)

Sekali lagi, ciri tersebut bukan digunakan untuk menghakimi orang-orang yang meninggal kemudian melabeli begitu saja. Apakah dia suul khatimah atau husnul khatimah.

Mari kita gunakan ciri-ciri tersebut untuk mempersiapkan masing-masing dari kita untuk meng-khusnul khatimahkan kematian yang PASTI datang itu.

Iklan

Mencintai Rasulullah dengan Ilmu

Nabi Muhammad SAW, Nabi terakhir yang membawa risalah wahyu kepada manusia. Beliau selalu dikelilingi para sahabat-sahabatnya setia dalam berdakwah dan mengatur negara. Rasulullah SAW telah menjadi teladan para shahabatnya, serta menjadi panutan dalam melangkah dan mengarungi samudera kehidupan yang dahsyat dengan gelombangnya. Ayat ini sangat populer dan banyak yang telah hafal

“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (QS.Al-Ahzab: 21)

Suatu saat, ada seorang hamba sahaya bernama Tsauban yang sangat ingin berjumpa dengan Rasulullah SAW. Sebab, ia sangat mencintai dan mengagumi akhlak dan kepribadian Nabi akhir zaman tersebut. Namun, tempat tinggalnya sangat jauh, sehingga ia sulit berjumpa dengan Rasul SAW.

Pada suatu hari, Tsauban dapat bertemu dengan Rasulullah, dapat bertemu dengan Rasulullah. Kesempatan itu digunakannya untuk mendengarkan segala nasihat dan tausiah dari Rasul SAW. Mengetahui Tsauban, Rasulullah tampak heran, sebab warna kulitnya tidak seperti warna kulit orang yang sehat, tubuhnya kurus, dan wajahnya menandakan kesedihan yang teramat mendalam. Rasul pun bertanya, “Apa yang menyebabkan kamu seperti ini?”

“Wahai Rasulullah, yang menimpa diriku ini bukanlah penyakit, melainkan ini semua karena rasa rinduku padamu yang belum terobati, karena jarang bertemu denganmu. Dan, aku terus-menerus sangat gelisah sampai akhirnya aku dapat berjumpa denganmu hari ini,” ujarnya.

“Ketika ingat akhirat, aku khawatir tidak dapat melihatmu lagi di sana. Karena, saya sadar bahwa engkau pasti akan dimasukkan ke dalam surga yang khusus diperuntukkan bagi para nabi. Kalaupun toh saya masuk surga, saya pasti tidak akan melihatmu lagi, karena saya berada dalam surga yang berbeda dengan surgamu. Apalagi jika saya nantinya masuk neraka, maka pastilah saya tidak akan dapat melihatmu lagi selama-lamanya,” tukas Tsauban. Mendengar curahan hati si budak Tsauban tersebut, Rasulullah pun menjawab, “Insya Allah engkau (berkumpul) bersamaku di surga.”

Kisah di atas menyiratkan akan ganjaran bagi orang yang memiliki kekaguman dan kecintaan akan sosok Nabi Muhammad SAW. Bahkan, kerinduannya untuk bertemu dengan sang pujaan, mengalahkan segalanya hingga kesehatannya menurun drastis.

Bentuk kecintaan pada Rasulullah, bukan diukur melalui berapa banyak pujaan atau pujian untuk Rasulullah SAW, melainkan bagaimana sikap dan perilakunya untuk melaksanakan segala apa yang biasa dilakukan oleh panutannya itu (menjalankan sunah). Artinya, kecintaan itu datangnya dari hati dan diamalkan dengan perbuatan, bukan dengan sekadar kata-kata.

Di saat banyak orang menyebarkan fitnah yang dialamatkan pada Rasul SAW, maka salah satu bentuk kecintaan seorang Muslim yang bisa diwujudkan adalah dengan kembali menelaah lebih dalam sirah kehidupan beliau melalui berbagai literatur tentang pribadi beliau.

Sebab, pengetahuan yang minim tentang Rasulullah pada sebagian umat Islam, akan menjadi celah bagi sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melemahkan keyakinan umat Islam lewat propaganda dan pemutarbalikkan fakta. Karena itu, dalam membaca sirah nabawiyah pun, harus dipahami makna dan esensi dari akhlak Rasul SAW.

Dan satu hal yang paling esensial dalam menumbuhkan kecintaan pada Rasul SAW adalah meneladani segala perbuatan dan perkataannya. Juga menaati apa yang diperintah dan menjauhi semua yang dilarangnya.

Rasulullah SAW. diakui oleh lawan maupun kawan bahwa beliau berakhlak mulia. Diantara akhlak mulia yang dimiliki Rasulullah SAW. adalah sifat Shiddiq, Amanat, Fathonah dan Tabligh. Siapapun Orang yang beriman baik sebagai pemimpin maupun orang yang dipimpin, perlu meneladani sifat wajib Rasulullah SAW agar berakhlak mulia dan tinggi kepribadiannya.

  1. Sifat Shiddiq
    Shiddiq adalah benar ucapannya sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kalau bicara nya lain dengan kenyataan, maka itulah yang disebut dusta / bohong. Orang yang selalu benar bicaranya menjadi Orang yang baik-baik dan membawanya ke Surga. Allah SWT mencatatnya sebagai Orang yang jujur. Dan orang yang suka berdusta dalam berbicara, dia akan menjadi orang yang jahat dan menyeretnya ke jurang api neraka. Allah SWT mencatatnya sebagai Pendusta.Apakah kita ingin menjadi orang yang baik-baik ? Jawabannya adalah “ Jujur “. Orang yang beriman harus selalu dalam berbicara, berpegang teguh pada kebenaran dan siap membela kebenaran. Kebenaran itu datangnya dari Allah SWT, tidak perlu diragukan lagi.
  2. Sifat Amanat
    Amanat artinya dapat dipercaya perbuatannya. Melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya, menyampaikan dan menjaga apapun yang dipercayakan kepadanya. Sebaliknya apabila seseorang yang diberi kepercayaan tidak dapat melaksanakan, menyampaikan dan menjaganya dengan baik itulah yang disebut Khianat. Orang yang dapat menjaga amanatlah yang akan diberi kepercayaan oleh Orang lain. Dan kepercayaan orang lain itu merupakan modal dasar yang sangat tinggi nilainya.
  3. Sifat Fathonah
    Fathonah artinya cerdas. Setiap orang telah diberi kecerdasan oleh Allah SWT yang berbeda-beda antara yang satu dengan lainnya. Dengan kecerdasan kita dapat menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yang tentu sangat dibutuhkan dalam kehidupan modern ini. Dengan Ilmu lah kebahagiaan hidup akan dapat dicapai, baik di dunia maupun di akhirat. Sebagai pelajar kita tentu harus bisa menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar dapat mengikuti perkembangan zaman, dan yang penting lagi dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
  4. Sifat Tabligh
    Tabligh adalah menyampaikan wahyu dari Allah SWT. Wahyu adalah petunjuk yang benar yang menjadi landasan hidup kita dan membimbing kita dalam mencapai kebahagiaan yang hakiki baik didunia maupun di akhirat. Untuk mencapai hal tersebut kita wajib saling mengingatkan satu sama lain, mengajak yang baik dan benar serta mencegah kemunkaran, agar tercipta masyarakat yang baik, damai dan sejahtera.

Itulah 4 sifat kepribadian Rasulullah SAW yang harus kita contoh agar kita menjadi orang yang baik, terpercaya, cerdas dan bermanfaat bagi masyarakat. Dan yang lebih khusus lagi, Rasulullah Muhammad SAW memiliki gelar sebagai ‘uswatun khasanah’.

Teladan yang diajarkan Rasulullah SAW tidak hanya sebatas pada persoalan ibadah. Hal itu mencakup juga pada hubungan dalam membina rumah tangga. Dalam hal rumah tangga, Rasulullah SAW ternyata memiliki sifat santun dan penyayang. Bahkan, Rasulullah SAW tidak segan membantu istri-istrinya mengerjakan pekerjaan rumah dengan ikhlas hati tanpa harus diminta.

Sahabatku, kunci utama dari keteladanan Rasulullah SAW, yaitu memberi contoh (berbuat) Sebelum menyuruh (mengatakan). Kita pun harus demikian, kita harus memberi contoh yang baik terlebih dahulu sebelum menyerukannya kepada orang lain. Sebagai saran, marilah kita masing-masing mengaktualisasikan keteladanan Rasulullah SAW, agar kita benar-benar menjadi ‘teladan sejati’ seperti halnya Rasulullah SAW. Tokoh favorit, idola dan tokoh panutan ideal dan memang seharusnya kita muslim harus berlaku seperti itu.

Wallahu a’lam.
Oleh : Muhammad Itsbatun Najih

18 Manfaat Shalat Tahajjud bagi Kehidupan Sehari-hari dan Kesehatan

Seorang muslim yang bertaqwa akan melakukan perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya. Menjalankan perintah Allah salah satunya yaitu dengan mengerjakan shalat. Shalat yang diwajibkan yaitu shalat fardhu 5 kali dalam sehari semalam. Sedangkan shalat sunnah yaitu tidak wajib dilakukan, tetapi jika dilakukan akan mendapatkan pahala serta keutamaan-keutamaan. Salah satu shalat sunat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim yaitu shalat tahajjud.

Shalat tahajud merupakan shalat sunat yang dikerjakan pada malam hari yaitu waktu yang utama sepertiga malam yaitu antara jam 03.00. Dimana disepertiga malam merupakan waktu yang sangat mustajabah untuk berdoa (doanya akan terkabul). Pada waktu tersebut para malaikat akan turun ke bumi. Shalat sunat tahajud dilakukan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak tidak ada batasannya dengan diakhiri dengan shalat witir sebagai penutup.

Diriwayatkan Aisyah R.A, ia berkata :

“Nabi SAW mengerjakan shalat malam hingga bengkak kedua telapak kaki beliau,lalu aku katakan kepada beliau,’Mengapa engkau melakukan seperti ini, ya Rosulullah, padahal dosamu yang lalu maupun yang akan datang telah diampuni oleh Allah? ‘Beliau menjawab,’Apakah aku tidak boleh menjadi hamba Allah yang bersyukur?” (HR Bukhori VIII/449 dan Muslim 2819 dan 2820)

Nabi yag telah dijamin keselamatan serta kebahagiaannya saja selalu melaksanakan shalat tahajud, tetapi kadang kita masih ragu untuk melaksanakan shalat tahajud. Shalat tahajud tidak hanya bermanfaat untuk di ahkirat nanti yaitu mendapat pahala, diampuni dosa-doa, ditinggikan derajatnya tetapi shalat tahajud juga mempunyai banyak manfaat lain yang bisa kita rasakan sekarang.

Seseorang yang selalu terbiasa shalat tahajud akan bisa mengontrol emosinya, karena mempunyai ketenangan dan kedamaian jiwa. Beberapa manfaat shalat tahajud adalah sebagai berikut:

  1. Penghapus dosa serta mencegah berbuat dosa

Shalat tahajud merupakan ibadah sarana mendekatkan diri kepada Allah. Jika kita ingin meminta sesuatu tentunya kita harus mendekatkan diri kepada yang akan kita mintai. Seperti kita ingin meminta ampunan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat maka kita harus mendekatkan diri kepada Allah agar tobat kita diterima serta diampuni.

Shalat tahajud hanya akan dilakukan secara rutin dan istikomah oleh orang-orang yang mempunyai niat tulus sehingga keistimewaan shalat tahajud diberikan kepada orang-orang yang mau dan mampu melakukan shalat tahajud denga penuh niat dan keikhlasan.

Salah satu keistimewaan shalat tahajud ialah media untuk menghapus dosa-dosa yang telah kita perbuat serta akan mencegah kta melakukan kembali karena setiap malam kita akan mengingat Allah bahwa Dzatya maha melihat sehingga kita akan selalu merasa terawasi sehingga akan mencegah kita berbuat dosa kembali.

Jika ingin semua dosa-dosa yang dilakukan selama ini di ampuni oleh Allah SWT, maka akan lebih baik bila juga melakukan shalat taubat. Dengan melakukan taubat yang sungguh-sungguh, Insyaallah Allah akan mengampuni semua dosa-dosa yang pernah di perbuat dan tidak akan mengulanginya lagi, dengan kata lain menjauhkan hal-hal yang mendatangkan dosa.

  1. Jaminan masuk surga

Orang yang melaksanakan shalat tahajud dengan penuh keikhlasan maka jaminan masuk surga. Telah jelas diriwayatkan pada sebuah hadits yaitu jaminan masuk surga bagi orang yang melaksanakan shalat tahajud.

Shalat tahjud merupakan shalat yang dilaksanakan pada waktu sepertiga malam ketika orang-orang sedang terlelap tidur, tetapi orang yang hendak melaksanakan shalat tahjud bangun serta mengambil air wudhu. Walau kelihatannya mudah tetapi berat dilaksanakan jika belum terbiasa maka Allah memberikan balasan syurga bagi yang melaksanakannya.

  1. Mendapat keringanan ketika dihisab di akhirat

Ketika di akhirat nanti tidak ada yang bisa menolong kit kecuali amal yang telah kita lakukan di dunia. Ketika dihisab atau ditimbang amal kita inilah yang akan menentukan kita akan masuk surga atau neraka. Ketika timbangan amal kita leboh berat kebaikan yang telah kita perbuat maka kita akan masuk surga, tetapi sebaliknya jika timbangan perbuatan dosa kita leboh berat maka kita akan masuk neraka.

Seorang muslim yang secara rutin melaksanakan shalat tahajud akan mendapatkan keringan ketika dihisab di akhirat. Doa-doa kita yang telah kita panjatkan saat shalat tahajud maka akan di ampuni karena berdoa di waktu yang mustajabah yaitu sepertiga malam.

  1. Tanda takwanya terlihat di muka

Orang yang terbiasa melakukan shalat tahajud maka wajahnya akan terlihat bersinar. Hatinya akan tertuntun dengan kebaikan-kebaikan karena shalat akan mencegah perbuatan keji dan munkar. Shalat tahajud akan menjaga keimanan seseorang akan tetap ada didalam hati sehingga kita akan senantiasa teringat kepada Sang Pencipta.

Diriwayatkan dari Abu Huroiroh r.a, bahwa Rosulullah SAW bersabda:

“Setan mengikat pada ujung kepala salah seorang diantara kalian jika tidur dengan tiga ikatan. Masing-masing ikatan mengatakan: “Engkau masih memiliki malam yang panjang, maka tidurlah!’ Jika ia bangun lantas menyebut nama Allah, maka terlepaslah satu ikatan. Jika ia berwudlu, maka lepaslah ikatan berikutnya. Dan jika ia mengerjakaan shalat, maka terlepaslah satu ikatan lagi, sehingga keesokan harinya ia menjadi giat, demikian juga jiwanya akaan menjadi baik. Jika tidak demikian, maka keesokan harinya ia menjadi kotor jiwanya lagi pemalas.” (HR. Muslim 1163).

  1. Melancarkan aliran darah di tubuh

Shalat tahajud dilaksanakan dengan keutamaan di sepertiga malam yaitu sekitar jam 03.00 pagi. Pada waktu tersebut banyak orang yang masih terlelap dalam tidurnya. Tetapi orang muslim yang taqwa serta ingin mendekatkan diri kepada Penciptanya dia akan bangun dan melaksanakan shalat tahajud.

Shalat tahajud tidak hanya dilakukan untuk berkeluh kesah dan mengadu kepada Sang Kuasa tetapi sholat tahaju juga mempunyai manfaat untuk kesehatan badan. Saat udara masih bersih, oksigen belum tercemar yaitu saat jam 03.00 pagi maka akan menyehatkan paru-paru kita, melancarkan peredaran darah serta menyehatkan tubuh.

Orang lain yang tidak bagun diwaktu ini maka tidak akan merasakan betapa dahsyatnya udara pagi dengan keindahan serta kenyamanannya, setelah matahari terbit maka kondisi dan suasana ini tidak lagi bisa dirasakan. Hanya orang-orang yang melakukan sholat tahajud yang dapat merasakannya.

  1. Membesarkan rongga paru-paru

Manfaat tahajjud berikutnya ada pada gerakan shalat tahajjud. Gerakan shalat yang kita kerjakan buakan berati hanya gerakan saja tanpa mempunyai arti dan manfaat. Gerakan shalat yang kita lakukan ketika shalat mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Salah satu gerakan yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu gerakan takbiratul ihram kemudian kita bersedekap.

Gerakan tersebut akan membuka rongga paru-paru menjadi besar sehingga akan memperlancar aliran udara menuju paru-paru. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk kesehatan paru-paru kita. Shalat tahajud yang dilakukan pada pagi hari yaitu jam 03.00 pagi akan semakin mendukung kesehatan tubuh karena kita akan melakukan gerakan-gerakan yang dapat memberikan manfaat banyak bagi kesehatan tubuh bahkan manfaatnya akan lebih dibanding dengan olahraga.

  1. Pikiran jauh lebih tenang dan segar

Berbagai aktifitas kita lakukan seharian pastinya akan membuat badan kita butuh istirahat, setelah ita bangun pagi pada sepertiga malam maka kita akan merasakan pikiran kita jernih serta segar kembali. Pada waktu itu sangat bagus untuk merefresh pikiran kita sehingga beban-beban hidup akan terkurangi. Mengadulah kepada Sang Pemilik alam ini maka hanya kepadanya kita meminta dan akan diberi apa yang menjadi hajat kita.

  1. Memperoleh cinta dan ridho Allah

Ketika orang-orang yang lain sedang menikmati tidurnya, tetapi orang mukmin bangun dan memilih meninggalkan kenyamanan tidur dan membunuh syahwatnya. Mereka bangun melaksanakan shalat tahajud untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan janji Allah nyata bahwa orang-orang yang senantiasa mendekat dan meminta kepada-Nya maka akan dikabulkan.

Allah akan cinta dan ridho kepada hambanya yang mau mendekatkankan diri. Jika Allah sudah cinta dan ridho kepada kita maka apapun yang kita panjatkan akan terkabul selama masih untuk kebaikan. Dan orang yang beriman tentunya pasti tidak akan meminta hal-hal selain untuk kebaikan. Allah tidak akan pernah membiarkan hamba yang dicintainya kekurangan dalam hal harta ataupun lainnya. Allah yang akan mencukupkan semua kebutuhan kita.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Melakukan sholat tahajud dengan gerakan-gerakan yang dilakukan serta bangun di sepertiga malam akan menjadikan seperti terapi penyakit yang ada ditubuh kita. Hal ini karena dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang ada didalam tubuh kita. Telah dilakukan riset bahwa secara bio-teknologi shalat tahjud mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Sistem kekebalan tubuh ini yang akan menjadikan tubuh tidak mudah terserang penyakit karena sistem imun yang akan menyerang setiap bibit penyakit serta benda asing yang masuk ke dalam tubuh kita. Melaksanakan shalat tahajud sangat baik untuk para penderita penyakit berat seperti kanker bahkan dapat menghilangkan rasa nyeri yang sering melanda penderita kanker.

  1. Shalat yang paling afdhol setelah shalat lima waktu

Shalat tahajud merupakan sholat yang paling afdhol setelah sholat lima waktu. Shalat tahajud dilaksanakan pada tengah malam yang akan memberikan waktu dan suasana khusu’ untuk berdoa. Diwaktu tersebut kita dapat menumpahkan segala keluh kesah yang kita rasakan kepada Sang Kholiq. Hanya kepadanya tempat yang tepat untuk mengadu dan meminta.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a, bahwa ia berkata: Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda:’

“Jadikanlah sholat witir sebagai akhir sholat kalian di malam hari.” (HR. Bukhori (II/406), Muslim (751), Abu Dawud (1438) dan nasa’I (230-231)

Hati kita akan merasa aman, nyaman serta keikhlasan akan tercipta pada setiap kejadian yang telah menimpa dalam kehidupan. Karena shalat tahjud ini merupakan shalat yang afdhol setelah shalat fardu maka Allah memberikan banyak keistimewaan kepada orang yang mau dengan ikhlas dalam melaksanakannya. Makna ikhlas yang melakukannya semata-mata hanya karena Allah.

  1. Dikabulkannya doa-doa

Shalat sunat tahajud merupakan shalat sunat yang dianjurkan karena janji Allah telah jelas bahwa orang yang mau melaksanakan shalat tahajud kemudia setelahnya meminta sesuatu maka akan diberikan, memohon ampun maka akan diampuni, siapa yang berdoa akan dikabulkan.

Diriwayatkan dari Jabir r.a, bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya diwaktu malam itu terdapat suatu waktu yang jika saja bertepatan dengan waktu itu seorang hamba muslim memohon kebaikan kepada Allah berkenaan dengan urusan dunia dan akhirat, sudah pasti Allah akan memberikannya kepadanya. Waktu itu terdapat pada setiap malam.” (HR. Muslim)

Pada saat sepertiga malam malaikat akan turun ke bumi dan memeriksa siapa yang berdoa maka doanya akan disampaikan kepada Allah. Doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu mustajabah akan terkabul. Salah satu waktu yang mustajabah untuk berdoa yaitu ketika sepertiga malam. Berdoalah kepada Allah apa yang menjadi hajatmu dan apa yang menjadi keluh kesahmu mengadulah kepada-Nya maka Allah lah Sang maha pengatur segalanya.

  1. Akan diangkat derajatya ke tempat yang terpuji

Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang melaksanakan shalat tahajud dengan derajat yang mulia. Shalat merupakan sholat yang menjadi dasar amalan sementara sholat tahajud ayang akan menjadi ibadah tambahan yang akan menjadikan penolong bagimu diakhirat nanti. Orang yang melaksanakan sholat tahajud akan di berikan tempat yang berbeda dari orang yang tidak melaksanakan sholat tahajud.

Orang yang melaksanakan sholat tahajud akan diberikan derjat mulia serta tempat yang terpuji sehingga membedakan mana yang bertaqwa dan mana yang tidak bertaqwa. Kenikmatan serta derajatnya tidak ada yang bisa menyamainya di dunia ini karena hanya akan diberikan kepada orang-orang yang mau melkasanakan shalat tahajud dengan penuh keikhlasan di akhirat nanti.

  1. Menjauhkan diri dari kelalaian hati

Manfaat melaksanakan sholat tahajud salah satunya yaitu maka orang tersebut akan dijauhkan dari kelalaian hati. Maka kita akan selalu diingatkan agar senantiasa ingat kepada Sang Maha besar sehingga hati kita tidak akan sombong, tamak, iri, dengki serta penyakit hati lainnya yang dapat membuat kita lupa dan lalai bahwa sebenarnya kita hidup di dunia ini hanya sebentar ibaratnya hanya numpang minum di warung.

Jangan sampai kita terlena karena kita hanya mampir. Tetap fokus pada tujuan utama kita bahwa hidup yang sesungguhnya adalah ketika telah berada di akhirat nanti. Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa “barang siapa yang melaksanakan sholat malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang yang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.

  1. Meringankan lamanya berdiri di hari kiamat

Sholat tahajud akan meringankan lamanya berdiri di hari kiamat nanti. Hari kiamat merupakan hari akhir dari kehidupan didunia. Semuanya akan mati dan hancur. Pada hari tersebur tidak ada yang mampu menolong diri kita kecuali pertolongan Alloh serta amal baik yang telah kita perbuat selama kita hidup di dunia. Maka sholat tahajud akan menolong kita meringankan apa yang kita rasakan ketika di hari kiamat.

  1. Penyebab khusnul khotimah

Mati pasti akan menjempu setiapmakhluk yang bernyawa tak terkecuali kita. Saat kita menjemput ajal maka satu yang menjadi point penting yaitu khusnul khotimah. Khusnul khotimah akan menentukan kita masih dalam keadaan islam dan iman atau tidak saat nyawa kita dicabut.

Saat mati tidak membawa iman maka amal yang telah kita lakukan didunia tidak akan berarti apa-apa maka khusnul khotimah ini sangat didambakan pada semua umat. Melakukan sholat tahajud akan senantiasa menginatkan diri kita kepada Alloh, karena ajal akan menjemput kita kapanpun tanpa kita ketahui. Semoga dengan melaksanakan sholat tahajud maka akan mengantarkan kita menuju khusnul khotimah.

  1. Menjaga ketampanan dan kecantikan

Melaksanakan sholat tahajud akan menjaminkan ketampanan dan kecantika pada seseorang tidak hanya pada lahir atau fisiknya tetapi pada batin atau hatinya. Setiap orang pasti akan mendambakan kecantikan atau ketampanan. Tahajud ini akan menjadikan terapi untuk anda menjadi tampan atau cantik secara lahir ataupun batin.

Seperti yang telah nabi jelaskan dalam sebuah hadist “ bahwa orang yang melaksanakan sholat tahajud akan wajahnya akan terlihat atampan atau cantik di siang harinya.” (HR Ibnu Majah).

  1. Mempercepat tercapainya cita-cita dan rasa aman

Dalam menggapai apa yang kita cita-citakan tentunya dengan usaha atau ikhtiar, tetapi jangan lupa lengkapi dengan berdoa. Usaha tanpa doa maka akan susah tercapai karena tidak pelumasnya untuk mempercepat tercapainya.
Maka dalam menggapai pa yang dicita-citakan berusahalah dan berdoa pada sepertiga malam setelah melaksanakan sholat tahajud. Berdoa pada waktu tersebut merupakan waktu yang mustajabah sehingga akan terkabul apa-apa yang menjadi hajatmu.

  1. Terhindar dari infeksi pernapasan

Menurut salahsatu pakar kesehatan dari Universitas Indonesia salah satu cara untuk melakukan gaya hidup sehat yaitu dengan membiasakan diri melaksanakan sholat tahajud. Sholat tahajud akan membantu tubuh meningkatkan kesehatan serta menyembuhkan berbagai macam penyakit yang diderita seperti penyakit pernapasan.

Sholat tahajud akan menjadi seperti terapi yag sangat baik untuk menyembuhkan infeksi pernapasan serta mencegahnya untuk datang kembali sehingga tubuh akan sehat dan bugar.

Demikian beberapa manfaat yang dapat kita peroleh ketika melaksanakan sholat tahajud, baik manfaat yang bisa kita rasakan di dunia maupun manfaat yang bisa kita rasakan nanti dikhirat. Ketika kita ikhlas menjalankan sholat tahajud dengan istikomah maka kita akan mendapatkan banyak lagi manfaat yang sampai-sampai kita akan bingung bagaimana mensyukurinya.

https://dalamislam.com/shalat/manfaat-tahajjud

 

Seorang muslim yang bertaqwa akan melakukan perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya. Menjalankan perintah Allah salah satunya yaitu dengan mengerjakan shalat. Shalat yang diwajibkan yaitu shalat fardhu 5 kali dalam sehari semalam. Sedangkan shalat sunnah yaitu tidak wajib dilakukan, tetapi jika dilakukan akan mendapatkan pahala serta keutamaan-keutamaan. Salah satu shalat sunat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim yaitu shalat tahajjud.

ads

Shalat tahajud merupakan shalat sunat yang dikerjakan pada malam hari yaitu waktu yang utama sepertiga malam yaitu antara jam 03.00. Dimana disepertiga malam merupakan waktu yang sangat mustajabah untuk berdoa (doanya akan terkabul). Pada waktu tersebut para malaikat akan turun ke bumi. Shalat sunat tahajud dilakukan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak tidak ada batasannya dengan diakhiri dengan shalat witir sebagai penutup.

Diriwayatkan Aisyah R.A, ia berkata :

“Nabi SAW mengerjakan shalat malam hingga bengkak kedua telapak kaki beliau,lalu aku katakan kepada beliau,’Mengapa engkau melakukan seperti ini, ya Rosulullah, padahal dosamu yang lalu maupun yang akan datang telah diampuni oleh Allah? ‘Beliau menjawab,’Apakah aku tidak boleh menjadi hamba Allah yang bersyukur?” (HR Bukhori VIII/449 dan Muslim 2819 dan 2820)

Nabi yag telah dijamin keselamatan serta kebahagiaannya saja selalu melaksanakan shalat tahajud, tetapi kadang kita masih ragu untuk melaksanakan shalat tahajud. Shalat tahajud tidak hanya bermanfaat untuk di ahkirat nanti yaitu mendapat pahala, diampuni dosa-doa, ditinggikan derajatnya tetapi shalat tahajud juga mempunyai banyak manfaat lain yang bisa kita rasakan sekarang.

Seseorang yang selalu terbiasa shalat tahajud akan bisa mengontrol emosinya, karena mempunyai ketenangan dan kedamaian jiwa. Beberapa manfaat shalat tahajud adalah sebagai berikut:

  1. Penghapus dosa serta mencegah berbuat dosa

Shalat tahajud merupakan ibadah sarana mendekatkan diri kepada Allah. Jika kita ingin meminta sesuatu tentunya kita harus mendekatkan diri kepada yang akan kita mintai. Seperti kita ingin meminta ampunan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat maka kita harus mendekatkan diri kepada Allah agar tobat kita diterima serta diampuni.

Shalat tahajud hanya akan dilakukan secara rutin dan istikomah oleh orang-orang yang mempunyai niat tulus sehingga keistimewaan shalat tahajud diberikan kepada orang-orang yang mau dan mampu melakukan shalat tahajud denga penuh niat dan keikhlasan.

Salah satu keistimewaan shalat tahajud ialah media untuk menghapus dosa-dosa yang telah kita perbuat serta akan mencegah kta melakukan kembali karena setiap malam kita akan mengingat Allah bahwa Dzatya maha melihat sehingga kita akan selalu merasa terawasi sehingga akan mencegah kita berbuat dosa kembali.

Jika ingin semua dosa-dosa yang dilakukan selama ini di ampuni oleh Allah SWT, maka akan lebih baik bila juga melakukan shalat taubat. Dengan melakukan taubat yang sungguh-sungguh, Insyaallah Allah akan mengampuni semua dosa-dosa yang pernah di perbuat dan tidak akan mengulanginya lagi, dengan kata lain menjauhkan hal-hal yang mendatangkan dosa.

  1. Jaminan masuk surga

Orang yang melaksanakan shalat tahajud dengan penuh keikhlasan maka jaminan masuk surga. Telah jelas diriwayatkan pada sebuah hadits yaitu jaminan masuk surga bagi orang yang melaksanakan shalat tahajud.

Shalat tahjud merupakan shalat yang dilaksanakan pada waktu sepertiga malam ketika orang-orang sedang terlelap tidur, tetapi orang yang hendak melaksanakan shalat tahjud bangun serta mengambil air wudhu. Walau kelihatannya mudah tetapi berat dilaksanakan jika belum terbiasa maka Allah memberikan balasan syurga bagi yang melaksanakannya.

  1. Mendapat keringanan ketika dihisab di akhirat

Ketika di akhirat nanti tidak ada yang bisa menolong kit kecuali amal yang telah kita lakukan di dunia. Ketika dihisab atau ditimbang amal kita inilah yang akan menentukan kita akan masuk surga atau neraka. Ketika timbangan amal kita leboh berat kebaikan yang telah kita perbuat maka kita akan masuk surga, tetapi sebaliknya jika timbangan perbuatan dosa kita leboh berat maka kita akan masuk neraka.

Seorang muslim yang secara rutin melaksanakan shalat tahajud akan mendapatkan keringan ketika dihisab di akhirat. Doa-doa kita yang telah kita panjatkan saat shalat tahajud maka akan di ampuni karena berdoa di waktu yang mustajabah yaitu sepertiga malam.

  1. Tanda takwanya terlihat di muka

Orang yang terbiasa melakukan shalat tahajud maka wajahnya akan terlihat bersinar. Hatinya akan tertuntun dengan kebaikan-kebaikan karena shalat akan mencegah perbuatan keji dan munkar. Shalat tahajud akan menjaga keimanan seseorang akan tetap ada didalam hati sehingga kita akan senantiasa teringat kepada Sang Pencipta.

Diriwayatkan dari Abu Huroiroh r.a, bahwa Rosulullah SAW bersabda:

“Setan mengikat pada ujung kepala salah seorang diantara kalian jika tidur dengan tiga ikatan. Masing-masing ikatan mengatakan: “Engkau masih memiliki malam yang panjang, maka tidurlah!’ Jika ia bangun lantas menyebut nama Allah, maka terlepaslah satu ikatan. Jika ia berwudlu, maka lepaslah ikatan berikutnya. Dan jika ia mengerjakaan shalat, maka terlepaslah satu ikatan lagi, sehingga keesokan harinya ia menjadi giat, demikian juga jiwanya akaan menjadi baik. Jika tidak demikian, maka keesokan harinya ia menjadi kotor jiwanya lagi pemalas.” (HR. Muslim 1163).

  1. Melancarkan aliran darah di tubuh

Shalat tahajud dilaksanakan dengan keutamaan di sepertiga malam yaitu sekitar jam 03.00 pagi. Pada waktu tersebut banyak orang yang masih terlelap dalam tidurnya. Tetapi orang muslim yang taqwa serta ingin mendekatkan diri kepada Penciptanya dia akan bangun dan melaksanakan shalat tahajud.

Shalat tahajud tidak hanya dilakukan untuk berkeluh kesah dan mengadu kepada Sang Kuasa tetapi sholat tahaju juga mempunyai manfaat untuk kesehatan badan. Saat udara masih bersih, oksigen belum tercemar yaitu saat jam 03.00 pagi maka akan menyehatkan paru-paru kita, melancarkan peredaran darah serta menyehatkan tubuh.

Orang lain yang tidak bagun diwaktu ini maka tidak akan merasakan betapa dahsyatnya udara pagi dengan keindahan serta kenyamanannya, setelah matahari terbit maka kondisi dan suasana ini tidak lagi bisa dirasakan. Hanya orang-orang yang melakukan sholat tahajud yang dapat merasakannya.

  1. Membesarkan rongga paru-paru

Manfaat tahajjud berikutnya ada pada gerakan shalat tahajjud. Gerakan shalat yang kita kerjakan buakan berati hanya gerakan saja tanpa mempunyai arti dan manfaat. Gerakan shalat yang kita lakukan ketika shalat mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Salah satu gerakan yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu gerakan takbiratul ihram kemudian kita bersedekap.

Gerakan tersebut akan membuka rongga paru-paru menjadi besar sehingga akan memperlancar aliran udara menuju paru-paru. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk kesehatan paru-paru kita. Shalat tahajud yang dilakukan pada pagi hari yaitu jam 03.00 pagi akan semakin mendukung kesehatan tubuh karena kita akan melakukan gerakan-gerakan yang dapat memberikan manfaat banyak bagi kesehatan tubuh bahkan manfaatnya akan lebih dibanding dengan olahraga.

  1. Pikiran jauh lebih tenang dan segar

Berbagai aktifitas kita lakukan seharian pastinya akan membuat badan kita butuh istirahat, setelah ita bangun pagi pada sepertiga malam maka kita akan merasakan pikiran kita jernih serta segar kembali. Pada waktu itu sangat bagus untuk merefresh pikiran kita sehingga beban-beban hidup akan terkurangi. Mengadulah kepada Sang Pemilik alam ini maka hanya kepadanya kita meminta dan akan diberi apa yang menjadi hajat kita.

  1. Memperoleh cinta dan ridho Allah

Ketika orang-orang yang lain sedang menikmati tidurnya, tetapi orang mukmin bangun dan memilih meninggalkan kenyamanan tidur dan membunuh syahwatnya. Mereka bangun melaksanakan shalat tahajud untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan janji Allah nyata bahwa orang-orang yang senantiasa mendekat dan meminta kepada-Nya maka akan dikabulkan.

Allah akan cinta dan ridho kepada hambanya yang mau mendekatkankan diri. Jika Allah sudah cinta dan ridho kepada kita maka apapun yang kita panjatkan akan terkabul selama masih untuk kebaikan. Dan orang yang beriman tentunya pasti tidak akan meminta hal-hal selain untuk kebaikan. Allah tidak akan pernah membiarkan hamba yang dicintainya kekurangan dalam hal harta ataupun lainnya. Allah yang akan mencukupkan semua kebutuhan kita.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Melakukan sholat tahajud dengan gerakan-gerakan yang dilakukan serta bangun di sepertiga malam akan menjadikan seperti terapi penyakit yang ada ditubuh kita. Hal ini karena dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang ada didalam tubuh kita. Telah dilakukan riset bahwa secara bio-teknologi shalat tahjud mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Sistem kekebalan tubuh ini yang akan menjadikan tubuh tidak mudah terserang penyakit karena sistem imun yang akan menyerang setiap bibit penyakit serta benda asing yang masuk ke dalam tubuh kita. Melaksanakan shalat tahajud sangat baik untuk para penderita penyakit berat seperti kanker bahkan dapat menghilangkan rasa nyeri yang sering melanda penderita kanker.

  1. Shalat yang paling afdhol setelah shalat lima waktu

Shalat tahajud merupakan sholat yang paling afdhol setelah sholat lima waktu. Shalat tahajud dilaksanakan pada tengah malam yang akan memberikan waktu dan suasana khusu’ untuk berdoa. Diwaktu tersebut kita dapat menumpahkan segala keluh kesah yang kita rasakan kepada Sang Kholiq. Hanya kepadanya tempat yang tepat untuk mengadu dan meminta.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a, bahwa ia berkata: Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda:’

“Jadikanlah sholat witir sebagai akhir sholat kalian di malam hari.” (HR. Bukhori (II/406), Muslim (751), Abu Dawud (1438) dan nasa’I (230-231)

Hati kita akan merasa aman, nyaman serta keikhlasan akan tercipta pada setiap kejadian yang telah menimpa dalam kehidupan. Karena shalat tahjud ini merupakan shalat yang afdhol setelah shalat fardu maka Allah memberikan banyak keistimewaan kepada orang yang mau dengan ikhlas dalam melaksanakannya. Makna ikhlas yang melakukannya semata-mata hanya karena Allah.

  1. Dikabulkannya doa-doa

Shalat sunat tahajud merupakan shalat sunat yang dianjurkan karena janji Allah telah jelas bahwa orang yang mau melaksanakan shalat tahajud kemudia setelahnya meminta sesuatu maka akan diberikan, memohon ampun maka akan diampuni, siapa yang berdoa akan dikabulkan.

Diriwayatkan dari Jabir r.a, bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya diwaktu malam itu terdapat suatu waktu yang jika saja bertepatan dengan waktu itu seorang hamba muslim memohon kebaikan kepada Allah berkenaan dengan urusan dunia dan akhirat, sudah pasti Allah akan memberikannya kepadanya. Waktu itu terdapat pada setiap malam.” (HR. Muslim)

Pada saat sepertiga malam malaikat akan turun ke bumi dan memeriksa siapa yang berdoa maka doanya akan disampaikan kepada Allah. Doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu mustajabah akan terkabul. Salah satu waktu yang mustajabah untuk berdoa yaitu ketika sepertiga malam. Berdoalah kepada Allah apa yang menjadi hajatmu dan apa yang menjadi keluh kesahmu mengadulah kepada-Nya maka Allah lah Sang maha pengatur segalanya.

  1. Akan diangkat derajatya ke tempat yang terpuji

Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang melaksanakan shalat tahajud dengan derajat yang mulia. Shalat merupakan sholat yang menjadi dasar amalan sementara sholat tahajud ayang akan menjadi ibadah tambahan yang akan menjadikan penolong bagimu diakhirat nanti. Orang yang melaksanakan sholat tahajud akan di berikan tempat yang berbeda dari orang yang tidak melaksanakan sholat tahajud.

Orang yang melaksanakan sholat tahajud akan diberikan derjat mulia serta tempat yang terpuji sehingga membedakan mana yang bertaqwa dan mana yang tidak bertaqwa. Kenikmatan serta derajatnya tidak ada yang bisa menyamainya di dunia ini karena hanya akan diberikan kepada orang-orang yang mau melkasanakan shalat tahajud dengan penuh keikhlasan di akhirat nanti.

  1. Menjauhkan diri dari kelalaian hati

Manfaat melaksanakan sholat tahajud salah satunya yaitu maka orang tersebut akan dijauhkan dari kelalaian hati. Maka kita akan selalu diingatkan agar senantiasa ingat kepada Sang Maha besar sehingga hati kita tidak akan sombong, tamak, iri, dengki serta penyakit hati lainnya yang dapat membuat kita lupa dan lalai bahwa sebenarnya kita hidup di dunia ini hanya sebentar ibaratnya hanya numpang minum di warung.

Jangan sampai kita terlena karena kita hanya mampir. Tetap fokus pada tujuan utama kita bahwa hidup yang sesungguhnya adalah ketika telah berada di akhirat nanti. Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa “barang siapa yang melaksanakan sholat malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang yang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.

  1. Meringankan lamanya berdiri di hari kiamat

Sholat tahajud akan meringankan lamanya berdiri di hari kiamat nanti. Hari kiamat merupakan hari akhir dari kehidupan didunia. Semuanya akan mati dan hancur. Pada hari tersebur tidak ada yang mampu menolong diri kita kecuali pertolongan Alloh serta amal baik yang telah kita perbuat selama kita hidup di dunia. Maka sholat tahajud akan menolong kita meringankan apa yang kita rasakan ketika di hari kiamat.

  1. Penyebab khusnul khotimah

Mati pasti akan menjempu setiapmakhluk yang bernyawa tak terkecuali kita. Saat kita menjemput ajal maka satu yang menjadi point penting yaitu khusnul khotimah. Khusnul khotimah akan menentukan kita masih dalam keadaan islam dan iman atau tidak saat nyawa kita dicabut.

Saat mati tidak membawa iman maka amal yang telah kita lakukan didunia tidak akan berarti apa-apa maka khusnul khotimah ini sangat didambakan pada semua umat. Melakukan sholat tahajud akan senantiasa menginatkan diri kita kepada Alloh, karena ajal akan menjemput kita kapanpun tanpa kita ketahui. Semoga dengan melaksanakan sholat tahajud maka akan mengantarkan kita menuju khusnul khotimah.

  1. Menjaga ketampanan dan kecantikan

Melaksanakan sholat tahajud akan menjaminkan ketampanan dan kecantika pada seseorang tidak hanya pada lahir atau fisiknya tetapi pada batin atau hatinya. Setiap orang pasti akan mendambakan kecantikan atau ketampanan. Tahajud ini akan menjadikan terapi untuk anda menjadi tampan atau cantik secara lahir ataupun batin.

Seperti yang telah nabi jelaskan dalam sebuah hadist “ bahwa orang yang melaksanakan sholat tahajud akan wajahnya akan terlihat atampan atau cantik di siang harinya.” (HR Ibnu Majah).

  1. Mempercepat tercapainya cita-cita dan rasa aman

Dalam menggapai apa yang kita cita-citakan tentunya dengan usaha atau ikhtiar, tetapi jangan lupa lengkapi dengan berdoa. Usaha tanpa doa maka akan susah tercapai karena tidak pelumasnya untuk mempercepat tercapainya.
Maka dalam menggapai pa yang dicita-citakan berusahalah dan berdoa pada sepertiga malam setelah melaksanakan sholat tahajud. Berdoa pada waktu tersebut merupakan waktu yang mustajabah sehingga akan terkabul apa-apa yang menjadi hajatmu.

  1. Terhindar dari infeksi pernapasan

Menurut salahsatu pakar kesehatan dari Universitas Indonesia salah satu cara untuk melakukan gaya hidup sehat yaitu dengan membiasakan diri melaksanakan sholat tahajud. Sholat tahajud akan membantu tubuh meningkatkan kesehatan serta menyembuhkan berbagai macam penyakit yang diderita seperti penyakit pernapasan.

Sholat tahajud akan menjadi seperti terapi yag sangat baik untuk menyembuhkan infeksi pernapasan serta mencegahnya untuk datang kembali sehingga tubuh akan sehat dan bugar.

Demikian beberapa manfaat yang dapat kita peroleh ketika melaksanakan sholat tahajud, baik manfaat yang bisa kita rasakan di dunia maupun manfaat yang bisa kita rasakan nanti dikhirat. Ketika kita ikhlas menjalankan sholat tahajud dengan istikomah maka kita akan mendapatkan banyak lagi manfaat yang sampai-sampai kita akan bingung bagaimana mensyukurinya.

https://dalamislam.com/shalat/manfaat-tahajjud

 

7 Keutamaan / Keistimewaan Ibadah Haji

Semua Ummat Islam tahu bahwa Ibadah Haji merupakan bagian dari rukun Islam. Sedangkan makna Rukun sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah, “yang harus dipenuhi untuk sahnya suatu pekerjaan” maka jelaslah, jika hal yang bersangkutan tidak dipenuhi maka pekerjaan tersebut tidak sah. Jadi, jika kita hubungkan pada istilah “Rukun Islam” memiliki arti, “ Segala hal yang harus dipenuhi untuk sahnya keIslaman seseorang.” Dan Haji menjadi salah satu komponen Rukun Islam yang wajib dipenuhi.

Rukun Islam ada 5: (1) Syahadat, (2) Sholat, (3) Zakat, (4) Puasa, (5) Haji. Komponen pertama yakni Syahadat, mutlak diucapkan oleh setiap orang sebelum menyatakan diri sebagai bagian dari keluarga Muslim. Setelah itu, ia diwajibkan untuk sholat fardhu, zakat dan puasa sebagai bukti keislamannya. Dan kemudian diwajibkan melaksanakan ibadah haji sebagai penyempurna keimanannya. Seluruh komponen Rukun Islam dari Syahadat hingga Puasa mutlak dilakukan setiap muslim. Kecuali komponen terakhir (Haji). Ia hanya diwajibkan kepada yang mampu. Mampu secara materi, lahir dan bathin. Oleh karena itu, ibadah ini terasa eksklusif, hanya orang-orang ‘terpanggil’ yang mampu menyempurnakan keislamannya melaksanakan ibadah ini. Sedangkan bagi yang belum mampu, tidak ada paksaan untuk melaksanakan ibadah Haji, namun status keislaman mereka tetap sah.

Keutamaan / Keistimewaan Ibadah Haji diantara ibadah yang lain terrangkum dalam poin-poin berikut ini yang tertulis dalam sebuah buku berjudul, “Manasik Haji dan Umroh untuk semua usia” karya Ustadz H.Anwar Hilmi, Lc & Ustadz Anwar Nashir Goparana:

  1. Allah membanggakannya di hadapan para malaikat

Malaikat merupakan satu-satunya makhluq Allah yang paling sholih dan taat. Atas ketaatannya itu, menjadikan mereka makhluq yang memiliki derajad tinggi di sisi Allah. Ia selalu melaksanakan perintah Allah, berdzikir setiap waktu dan tidak pernah melanggar perintahNya. Oleh karena itu, sering kita dengar perbandingan bahwa sebaik-baik manusia diumpamakan seperti malaikat.

Namun, sabda Rasulullah menyebutkan bahwa manusia bisa menjadi kebanggaan bagi Allah diantara para malaikat itu andai mereka melakukan ibadah Haji. Sebuah keutamaan ibadah Haji yang tidak ada dalam ibadah lain.

“Dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, ‘Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hambaNya dari api neraka kecuali hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah condong kepada jamaah haji dan membanggakan mereka di depan para malaikat.’ (HR. Muslim)”

  1. Sebanding dengan jihad di jalan Allah

Dari sahabat Abu Hurairah ra bahwasannya Rasulullah saw pernah ditanya, “Apakah amalan yang paling utama?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Kemudian beliau ditanya lagi, “Kemudian apa lagi?” beliau menjawab, “Haji Mabrur.” (HR. Bukhori dan Muslim)

  1. Haji Mabrur balasannya adalah surga

Rasulullah bersabda, “Dari umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus diantara keduanya, dan haji Mabrur tidak ada pahala baginya kecuali surga.” (HR. Bukhori, Muslim dan Tirmidzi)

  1. Menghapus dosa seperti baru dilahirkan

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang pergi haji ke rumah ini (Baitullah) dengan tidak mengucapkan kata-kata kotor dan berbuat kefasikan, maka ia pulang seperti saat ia dilahirkan ibunya (suci tanpa dosa).” (HR. Bukhori dan Muslim)

  1. Berhaji merupakan Pengabul doa dan penghapus dosa

Rasulullah saw bersabda, ‘Jamaah Haji dan Umroh adalah utusan Allah, apabila mereka berdoa, Allah akan mengabulkannya, dan apabila mereka beristighfar (meminta ampun) maka Allah akan mengampuninya.’ (HR. An-Nasaa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah.)

  1. Haji merupakan Amal Terbaik setelah Iman dan Jihad

Rasulullah pernah ditanya oleh salah seorang sahabat, “Amalan apakah yang paling utama?” Nabi menjawab, “Iman kepada Allah dan RasulNya.” Ditanya lagi, “Lalu apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah” Beliau ditanya lagi, “Kemudian apa?” Jawab beliau, “Haji Mabrur.” (HR. Bukhori dan Muslim)

  1. Jamaah Haji dan Umroh adalah tamu Allah

Pergi Haji berarti pergi mengunjungi rumah Allah (Baitullah). Istilah seorang pengunjung adalah tamu. Maka dapat disimpulkan bahwa para jamaah Haji merupakan Tamu Allah. Allah menyeru mereka, Allah mengundang mereka untuk berkumpul bersama di rumahNya namun tidak semuanya mendapatkan panggilan ini. Maka tentulah menikmati sambutan Tuan Rumah Yang Maha Mulia adalah sebuah sambutan paling Istimewa yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang tertentu yang telah mendapat undangan dariNya.

Itulah 7 keutamaan / keistimewaan yang akan diperoleh setiap Muslim yang menyempurnakan Keislamannya dengan menjalankan Ibadah Haji. Semoga Allah memberikan kesempatan seumur hidup kita untuk mengunjungi rumahNya. Menyempurnakan keislaman kita dengan melaksanakan ibadah Haji. Aamiin…

Bagi sahabat Nabawi yang tahun ini akan melaksanakan Ibadah Haji, silahkan dicek kembali peralatan dan perlengkapan barang bawaan sebagai bekal melaksanakan ibadah anda di tanah suci. Silahkan melihat-lihat koleksi produk toko kami, toko Nabawi. Kami menyediakan semua kebutuhan anda selama menunaikan ibadah haji dari awal keberangkatan hingga kebutuhan Anda sepulang dari tanah suci. Barangkali ada kebutuhan anda yang belum terpenuhi, silahkan dicek dengan teliti melalui link oleh-oleh-haji.com

http://www.oleh-oleh-haji.com/post/7-keutamaan-keistimewaan-ibadah-haji

Enam Hikmah Ibadah Qurban

Qurban adalah bukti Kecintaan manusia kepada Allah sekaligus kecintaan kepada sesama. Qurban disyariatkan kepada yang mampu sebagai bukti diri mau mendermakan harta yang dicintai.

Setidaknya ada enam hikmah berkurban yang menandakan bahwa ibadah tahunan ini bukan hanya ibadah ritual saja.

“Hikmah pertama, kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akherat, kecuali jika kita mau mengorbankan apa yang kita cintai,”

Kedua, kehidupan ini tidak kekal, dan banyak hal yang terjadi secara tiba-tiba diluar perkiraan kita.

Ketiga, terkadang dalam kehidupan ini hal-hal yang kita cintai malah cepat pergi. Sebaliknya hal-hal yang kita benci justru datang terus-menerus.

Maka, Allah SWT menyebut kesenangan dunia sebagai kesenangan yang menipu. Karena akan sirna bahkan berubah menjadi malapetaka, jika cara kita menjalaninya tidak sesuai tuntunan Allah.

Keempat, manusia perlu ingat bahwa tidak setiap perkara yang kita benci pasti membawa mudharat bagi kehidupan. Terkadang yang terjadi adalah sebaliknya. “Musibah yang kita anggap akan mendatangkan malapetaka, ternyata malah membawa kita kepada kesuksesan besar dalam hidup,”

Kelima, kesenangan dunia yang diberikan Allah kepada kita, jangan sampai melalaikan kita dari beribadah kepada-Nya. berkurban adalah berjuang dengan memberikan sesuaatu yang telah dimiliki secara benar ats daasan taqwa dan sabar.

Keenam, pengakuan iman memerlukan bukti. Dan Allah Swt menguji salah satunya dengan syariat ibadah Qurban.

“Berkurban sendiri harus dilaksanakan atas dasar takwa, sabar, dan berharap ridho Allah agar harta dan jasa yang telah dikeluarkan menjadi sia-sia,”

  • Kiriman Jamaah MPI –

https://www.percikaniman.org/2018/07/13/enam-hikmah-ibadah-qurban/

PENTINGNYA ZAKAT BAGI UMAT ISLAM

Pengertian Zakat adalah suatu ibadah yang wajib dilaksanakan dengan memberikan sejumlah kadar tertentu dari harta miliknya sendiri kepada orang yang berhak untuk menerimanya menurut ketentuan syariat islam.
Menurut UU No. 38 Tahun 1999, Pengertian Zakat adalah harta yang wajib disisihkan oleh seorang muslim atau badan yang dimiliki oleh orang muslim sesuai dengan ketentuan yang terdapat di dalam agama untuk diberikan kepada mereka yang berhak untuk menerimanya. Setiap warga negara Indonesia yang menganut agama Islam dan mampu atau badan yang dimiliki oleh seorang muslim berkewajiban untuk menunaikan zakat.
| Tujuan Zakat |
Terdapat beberapa tujuan zakat yang ingin dicapai oleh Islam di balik kewajiban zakat, yaitu :
(1) Zakat bertujuan untuk mengangkat derajat fakir miskin dan membantunya ke luar dari kesulitan hidup dan penderitaan.
(2) Tujuan zakat untuk membersihkan sifat dengki dan iri (kecemburuan sosial) dari hati orang-orang miskin.
(3) zakat ini bertujuan untuk membentangkan dan membina tali persaudaraan sesama umat Islam dan manusia pada umumnya.
(4) Zakat juga bertujuan untuk menghilangkan sifat kikir dan atau loba dari pemilik harta kekayaan.
(5) Tujuan zakat membantu pemecahan permasalah yang dihadapi oleh gharim, ibnussabil dan mustahiq dan lain-lainnya.
(6) Tujuan zakat yaitu untuk menjembatani jurang pemisah antara yang kaya dengan yang miskin di dalam suatu masyarakat.
(7) Zakat bertujuan mengembangkan rasa tanggungjawab sosial pada diri seseorang, terutama pada mereka yang memiliki harta.
(8) Zakat ini bertujuan untuk mendidik manusia untuk berdisiplin menunaikan kewajiban dan menyerahkan hak orang lain yang ada padanya.
(9) Tujuan zakat yang terakhir, yaitu sebagai sarana pemerataan pendapatan (rezeki) untuk mencapai keadilan sosial.
Berdasarkan uraian tujuan zakat di atas, maka secara umum zakat bertujuan untuk menutupi kebutuhan pihak-pihak yang memerlukan dari harta kekayaan sebagai perwujudan dari rasa tolong-menolong antara sesama manusia beriman.
| Manfaat Zakat |
Zakat memiliki banyak arti di dalam kehidupan manusia terutama Islam. Zakat memiliki banyak hikmah, baik itu yang berkaitan erat dengan hubungan manusia dengan Tuhannya, maupun hubungan sosial kemasyarakatan di antara manusia. Adapun Manfaat Zakat, yaitu :
(1) Manfaat zakat yaitu untuk menyucikan diri dari kotoran dosa, memurnikan jiwa, menumbuhkan akhlak mulia menjadi murah hati, memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan mengikis sifat bakhil(kikir), serta serakah; sehingga orang tersebut dapat merasakan ketenangan batin, karena terbebas dari tuntutan Allah dan tuntutan kewajiban kemasyarakatan.
(2) zakat bermanfaat untuk menolong, membina dan membangun kaum yang lemah dalam memenuhi kebutuhan pokok hidupnya, sehingga mereka dapat melaksanakan kewajiban-kewajibannya terhadap Allah SWT.
(3) zakat juga bermanfaat untuk memberantas penyakit iri hati dan dengki yang biasanya muncul ketika melihat orang-orang yang disekitarnya penuh dengan kemewahan, sedangkan ia sendiri tidak punya apa-apa dan tidak ada uluran tangan dari mereka (orang kaya) kepadanya.
(4) Manfaat zakat selanjutnya yaitu untuk mewujudkan sistem masyarakat islam yang berdiri di atas prinsip umat yang satu (ummatan wahidatan), (persamaan derajat, hak dan kewajiban, persaudaraan islam (ukhuwah islamiyah), dan tanggung jawab bersama (takaful ijtimai).
(5) Zakat bermanfaat untuk mewujudkan keseimbangan di dalam distribusi dan kepemilikan harta serta keseimbangan tanggung jawab individu di dalam masyarakat.
(6) Manfaat zakat yang terakhir yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang ditandai dengan adanya hubungan seorang dengan yang lainnya, yang rukun, damai dan harmonis, sehingga tercipta ketenteraman dan kedamaian lahir dan batin.
| Pentingnya Zakat |
Sebagai salah satu dari rukun Islam, Zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim yang mampu untuk membayarnya dan diperuntukkan bagi mereka yang berhak untuk menerimanya. Dengan pengelolaan yang baik, zakat ini merupakan sumber dana potensial yang dimanfaatkan guna untuk memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh masyarakat.
Secara Sosiologi, zakat ini sebagai refleksi dari rasa kemanusiaan, keadilan, keimanan, serta ketaqwaan yang mendalam yang harus muncul di dalam sikap orang kaya.
Zakat merupakan ibadah maaliyyah ijtima’iyyah yang memiliki posisi yang sangat penting, strategis dan menentukan baik dilihat dari sisi ajaran islam maupun dari sisi pembagunan kesejahteraan umat. Sebagai suatu ibadah pokok zakat termasuk salah satu rukun Islam yang ketiga, sebagaimana yang diungkapkan di dalam berbagai hadist Nabi SAW, sehingga keberadaannya dianggap sebagai ma’luum minad-diin bidh-dharuurah atau diketahui secara otomatis adanya dan merupakan bagian mutlak dari keislaman seseorang. Di dalam Alquran terdapat dua puluh tujuh ayat yang menyejajarkan shalat dan kewajiban zakat di dalam berbagai bentuk kata.
Zakat sangat erat kaitannya dengan masalah bidang sosial dan ekonomi, yang di mana zakat mengikis sifat ketamakan dan keserakahan dari si kaya. Masalah bidang sosial yang di mana zakat bertindak sebagai alat yang diberikan Islam untuk menghapuskan kemiskinan dari masyarakat dengan jalan menyadarkan si kaya akan tanggung jawab sosial yang mereka miliki, sedangkan di dalam bidang ekonomi zakat ini mencegah penumpukkan kekayaan di dalam tangan seorang.
Penghasilan yang diperoleh dan harta yang berhasil dikumpulkan oleh setiap pribadi muslim, sebenarnya bukan sepenuhnya miliknya. Ada hak atau milik orang lain di dalamnya; Sebagaimana yang diungkapkan “Dalam setiap harta terhadap hak orang (orang-orang yang meminta-minta dan orang-orang yang tidak meminta-minta” (Ads Dzaariyaat 51:19). “Dan orang-orang yang di dalam hartanya ada hak yang ditentukan. Bagi orang (miskin) yang meminta-minta dan orang (miskin) yang tidak mau meminta” (Al Ma’arij 70: 24-25).
Berdasarkan ayat Alquran di atas, maka di dalam setiap penghasilan maupun harta yang berhasil diperoleh di dalamnya terdapat hak orang lain dan berkewajiban bagi setiap manusia yang menguasainya untuk mengeluarkan shadaqah, infaq dan zakat. Apabila tidak dikeluarkan, berarti berlaku dzalim dengan menguasai atau memakan harta yang merupakan hak orang lain khususnya kaum dhuafa.
Zakat sangat erat kaitannya dengan masalah moral, yang di mana dengan zakat mengikis sifat ketamakan dan keserakahan si kaya. Dalam bidang sosial zakat ini bertindak sebagai alat yang diberikan Islam untuk menghapuskan kemiskinan dan menyadarkan si kaya akan tanggung jawab sosial yang mereka miliki, sedangkan di dalam bidang ekonomi zakat mencegah penumpukkan kekayaan dalam tangan segelintir orang.
zakat juga merupakan salah satu cara dalam mewujudkan keseimbangan keadilan sosial di dunia dengan cara tolong-menolong, yang kaya memberi bantuan kepada yang miskin, dan yang kuat memberi pertolongan kepada yang lemah. zakat merupakan dasar prinsipil untuk menegakkan struktur sosial Islam, zakat bukanlah derma atau sedekah, zakat sebagai perintah Allah yang harus dilaksanakan. Untuk itulah, Allah SWT menetapkan adanya rukun Islam yang merupakan kewajiban dan harus dipatuhi oleh setiap manusia. Pada hakikatnya kelima rukun Islam ini sebagai sarana pembersih dan penyucian bagi manusia.
Sekian tulisan dari informasi ahli mengenai pengertian zakat, tujuan zakat dan pentingnya zakat dilakukan, semoga tulisan informasi ahli mengenai pengertian zakat, tujuan zakat dan pentingnya zakat dilakukan dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Elsi Kartika Sari, 2006. Pengantar Hukum Zakat dan Wakaf. Penerbit PT Grasido : Jakarta.